Pemanfaatan Citra Satelit Radarsat Untuk Studi Awal Penentuan Daerah Potensial Air di Pulau Labobo, Kepulauan Banggai

Collection Location Perpustakaan Pusat Penelitian Geoteknologi - LIPI Contact Detail
Edition
Call Number (063)551
ISBN/ISSN 9789798636158
Author(s) Sarah, Dwi
Maria, Rizka
Sukristiyanti
Lestiana, Hilda
Bakti, Hendra
Subject(s) Pulau Labobo
Citra Radarsat
Airtanah
Classification (063)551
Series Title Prosiding Pemaparan Hasil Penelitian Puslit Geoteknologi 2008 : Peran Riset Geoteknologi Dalam Mendukung Pembangunan Berwawasan Lingkungan
GMD Prosiding
Language Indonesia
Publisher Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI
Publishing Year 2008
Publishing Place Bandung
Collation Hal. 331
Abstract/Notes Sebagai salah satu sumber daya alam yang vital untuk keberlangsungan hidup, sumber daya air penting untuk dijaga kelestariannya. Pasokan sumber daya air sangat dipengaruhi oleh perubahan kondisi bumi seperti perubahan iklim, kondisi hutan, pertumbuhan penduduk dan lainnya. Oleh karena itu proteksi dan konservasi sumberdaya air perlu dilakukan. Pulau Labobo di kepulauan Banggai merupakan pulau kecil yang memiliki kondisi iklim yang lebih kering dibandingkan dengan Indonesia bagian barat. Sebagai akibatnya Pulau Labobo memiliki sumber daya air yang terbatas, oleh sebab itu pencarian sumber daya air di daerah ini sangat penting. Tulisan ini memaparkan tentang pemanfaatan citra satelit Radarsat dalam studi pendahuluan identifikasi daerah potensial air di Pulau Labobo, kepulauan Banggai.
Citra Radarsat dapat membantu ahli geologi dalam membedakan struktur dan kelurusan dengan baik. Radarsat memiliki satu band yang bekerja pada panjang gelombang mikro dimana kemampuannya diluar kemampuan mata manusia. Panjang gelombang mikro tersebut dapat memberikan gambaran bumi dalam berbagai kondisi atmosferik baik siang atau malam, ke dalam bentuk citra yang bersih dan terbebas dari awan. Citra Radarsat dapat membantu untuk mendelineasi daerah potensial untuk pencarian air tanah di lapangan. Keterdapatan air tanah bias dijumpai pada daerah rekahan batuan. Jalur rekahan (sesar, kekar, rekahan) dapat dilihat pada citra Radarsat dengan cara melihat variasi warna, pola garis vegetasi, garis sungai atau lembah, dan garis perbukitan. Untuk mengidentifikasi kontrol rekahan terhadap air tanah dari citra Radarsat, kenampakan rekahan dapat dikelompokkan berdasarkan tiga jenis yaitu ukuran dan lokasi rekahan, banyaknya materi penyumbat rekahan tersebut, dan hubungan antar rekahan. Dengan menggunakan teknik sistem infomasi geografi, ketiga jenis kenampakan rekahan tersebut dikompilasikan untuk menghasilkan nilai karakteristik rekahan terbagi dalam tiga kelas yaitu buruk (nilai 1), sedang (nilai 2) dan baik (nilai 3).
Specific Detail Info
Image
Download PDF
atau gunakan fasilitas google search dengan memasukan kata kunci
Pemanfaatan Citra Satelit Radarsat Untuk Studi Awal Penentuan Daerah Potensial Air di Pulau Labobo, Kepulauan Banggai ; filetype:pdf
  Back To Previous