Model Genesa Mineralisasi Hidrotermal Daerah Cihonje, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah

Collection Location Perpustakaan Pusat Penelitian Geoteknologi - LIPI Contact Detail
Edition
Call Number (063) 551 PUS p
ISBN/ISSN 9789798636172
Author(s) Sudarsono
Setiawan, Iwan
Yulianti, Anita
Yuniati, Mutia Dewi
Indarto, Sri
Subject(s) Hidrotermal
Mineralisasi
Sediment hosted
Cihonje
Classification (063) 551
Series Title Prosiding Pemaparan Hasil Penelitian Puslit Geoteknologi LIPI Tahun 2010
GMD Prosiding
Language Indonesia
Publisher Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI
Publishing Year 2010
Publishing Place Bandung
Collation Hlm. 33-42
Abstract/Notes Model Genesa Mineralisasi Hidrotermal di Daerah Cihonje Kabupaten Banyumas Jawa Tengah disusun dengan cara menyederhanakan aspek-aspek geologis yang terkait dalam proses mineralisasi hidrotermal. Aspek-aspek geologis mencakup: lingkungan tektonika dan struktur geologi, stratigrafi dan litologi batuan samping, zonasi batuan ubahan, mineralisasi bijih, dan sejarah termal pembentukan. Daerah Cihonje secara tektonika berada pada zona busur magmatik Jawa. Daerah ini mengalami perlipatan seretan akibat pensesaran dengan sumbu relatif baratlaut-tenggara. Pensesaran cenderung berarah utara timurlaut – baratdaya dan utara baratlaut – selatan tenggara. Litologi batuan samping disusun oleh perselingan perlapisan batuan sedimen klastika halus, batuan sedimen volkanik epiklastik kasar – halus dan batugamping serta breksi volkanik andesit basaltis. Batuan samping mengalami ubahan menjadi propilitik dan argilit, setempat setempat diterobos oleh urat urat tipis karbonat yang saling menganyam. Urat urat kalsit kadang berasosiasi dengan mineral kuarsa dan sulfida. Endapan mineral sulfida dijumpai menyebar di dalam batuan samping yang terubah, setempat setempat mengelompok dan dalam urat-urat tipis kalsit-kuarsa dalam jalur terbatas. Mineralisasi sulfida dominan berbutir sangat halus hingga sedang jenis pirit kalkopirit, galena, sedikit spalerit dan emas murni. Paling tidak terjadi 3 perioda mineralisasi yaitu: Kuarsa+kalsit +galena+sfalerit ±pirit, kalsit±kuarsa + kalkopirit+pirit dan kalsit±kuarsa. Kisaran panas pembentukan mineralisasi antara 175 derajat Celcius hingga 310 derajat Celcius. Dibandingkan dengan mineralisasi di daerah lain terutama di Jawa Barat, sama-sama terbentuk pada jalur magmatisme, namun berbeda dalam hal batuan samping, dimana di Daerah Cihonje ini terbentuk di dalam batuan samping sedimen, sedangkan di Jawa Barat batuan sampingnya adalah batuan gunungapi.
Specific Detail Info
Image
Download PDF
atau gunakan fasilitas google search dengan memasukan kata kunci
Model Genesa Mineralisasi Hidrotermal Daerah Cihonje, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah ; filetype:pdf
  Back To Previous