Rock Chemistry of Quaternary Volcanics Around Manado Siau Island, North Sulawesi

Collection Location Perpustakaan Pusat Penelitian Geoteknologi - LIPI Contact Detail
Edition Vol 8 No 1/2001
Call Number (051)622:549/INS/j
ISBN/ISSN
Author(s) Zulkarnain, Iskandar
Subject(s) Magma
Anhydrous
Unsur jejak
Sisi busur belakang
Sisi palung
Jalur gunungapi
Pelelehan parsial
Hydrous
Classification (051)622:549
Series Title Jurnal Teknologi Mineral
GMD
Language Indonesia
Publisher Institut Teknologi Bandung
Publishing Year 2001
Publishing Place Bandung
Collation Hal. 37
Abstract/Notes Keberadaan dua rantai gunungapi yang terpisah dan sejajar terhadap zona penunjaman di seluruh dunia diyakini berhubungan erat dengan proses pembentukan magma didalam sistcm penunjaman. Jarak datar antara dua rantai gunungapi itu (dibedakan menjadi sisi palung dan sisi busur belakang) dari muka penunjaman mencernunkan perbedaan kedalaman sumber magma dari kedua jalur itu di sepanjang lempeng samudera dingin yang menunjam. Perbedaan ini, sebagai konsekuensinya, dapat menghasilkan produk-produk gunungapi dengan karakter kimia yang berbeda yang mencerminkan kondisi kimia dan fisika sewaktu sewaktu pembentukan magma tersebut. Jadi, karakter magma dari kedua jalur ini, secara teoritis, dapat dipelajari berdasarkan sifat kimiawi dari produk gunungapinya.rnBatuan gunungapi sekitar Manado dapat dibedakan menjadi jalur sisi palung (kearah fimur dari Manado) dan jalur sisi busur belakang (ke Utara dan Barat dari Manado) berdasarkan posisinya terhadap zona penunjamay sementara batuan gunungapi dari Siau secara jelas tergolong kepada jenis sisi palung.rnData analisis kimia dari kedua jalur itu menunjukkan bahwa batuan gunungapi sisi palung dihasilkan dari magma dengan kandungan unsur jejak yang rendah (Ba, Nb, Rb, Sr), kecuali Y dan Zr, yang menunjukkan kemiripan konsentrasi untuk kedua jalur. Magma sisi palung telah mengalami sejarah kristalisasi yang lebih panjang dan menghasilkan batuan gunungapi dengan kisaran komposisi yang lebar, dari basaltik hingga dasitik. Besar kemungkinan, magma primernya terbentuk pada kondisi tekanan rendah, dalam kondisi anhydrous dan melalui proses pelelehan kerak parsial yang intensif. Sebaliknya, magma sisi busur belakang menunjukkan karakter yang lebih primitif dengan kisaran komposisi yang lebih sempit pada produk-produknya (berkisar dari basaltik hingga andesitik), kandungan unsur jejak yang lebih tinggi dan jejak fiaksinasi yang jelas dari apatit dan ilmenit. Magma ini telah terbentuk pada kondisi tekanan tinggi, dalam kondisi hydrous dan melalui proses pelelehan kerak parsial berderajat kecil. Perbedaan karakter kedua jalur dapat diamati dengan mudah dengan menggunakan diagram Y vs Nb/Zr* 100, dimana batuan gunungapi sisi busur belakang menunjukkan nilai Nb/Zr* 100 lebih besar dari 2.40, sedangkan batuan dari sisi palung memiliki nilai yang lebih kecil dari 2.40.rn
Specific Detail Info
Image
Download PDF
atau gunakan fasilitas google search dengan memasukan kata kunci
Rock Chemistry of Quaternary Volcanics Around Manado Siau Island, North Sulawesi ; filetype:pdf
  Back To Previous